Cara Sederhana Kenali Bensin Oplosan

Dampak terburuk dari menggunakan bensin oplosan adalah turun mesin dikarenakan komponen-komponen mesin rusak. Maka tak ada salahnya kita lebih teliti saat membeli bensin eceran, sebab mungkin saja kita membeli dari pedagang yang nakal.

Agar dapat mengenali mana bensin oplosan dan yang murni, berikut adalah tiga cara bedakan bensin asli dan oplosan yang dilansir oleh Wahana Honda.

Perhatikan Warna

Masing-masing jenis bahan bakar memiliki warna berbeda. Premium memiliki warna kuning cerah, Pertalite berwarna hijau, dan Pertamax 92 warnanya biru, sedangkan Pertamax Turbo berwarna merah. Secara umum bensin yang asli akan berwarna bagus.

Perhatikan dasar botol saat membeli bensin di pedagang eceran. Bensin asli tak memiliki banyak endapan di dasar botol. Bahan bakar asli selalu terlihat bening tanpa kontaminasi bahan lain.

Pakai Koran Bekas

Cara kedua adalah menguji bensin dengan koran. Caranya mudah, celup atau siram koran dengan bensin. Bila tulisan pada koran baik-baik saja, maka itu adalah bensin asli. Sebaliknya, jika luntur artinya itu oplosan.

Sebab, kebanyakan pengoplos menggunakan minyak tanah sebagai bahan campuran. Sedangkan tinta koran tidak tahan dengan kandungan minyak tanah.

Pakai Jari Tangan

Caranya , Anda hanya perlu memasukkan jari ke dalam bensin. Tunggu beberapa detik dan amati bagaimana penguapan yang terjadi pada bahan bakar di jarimu. Bida juga dengan meneteskan ke punggung telapak tangan.

Jika mendapati bensin mudah hilang menguap atau mengering, maka hal tersebut adalah tanda kalau bahan bakar tersebut murni. Sebaliknya, jika beberapa detik tak ada perubahan dan meninggalkan zat sisa, maka itu adalah bensin oplosan.

Bensin adalah zat yang cepat menguap. Itulah sebabnya tempat penyimpanannya di motor harus dibuat rapat dan kedap akan udara.

sumber: liputan6.com

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *