Lakukan Ini Segera Saat Overheat Terjadi Pada Mesin Mobil

Masalah overheat cukup sering terjadi pada mesin mobil. Kurangnya perhatian pemilik kendaraan tak jarang menjadi salah satu penyebab masalah ini. Meskipun perawatan rutin selalu diberikan seperti mengganti oli secara terartur ataupun menggunakan oli terbaik pada mobil sudah dilakukan, ada lagi beberapa hal lain yang tak kalah penting nya demi menjaga mesin agar terhindar dari masalah overheat yang cukup dapat membuat kita khawatir. Ketika masalah overheat tiba-tiba muncul di tengah perjalanan, tentuna anda tidak selalu dapat memberbaiki atau mengatasinya langsung apalagi di tengah jalan. Oleh karna itu, ada baiknya untuk mengetahui hal-hal apa saja yang dapat dilakukan ketika mobil mengalami overheat dalam perjalanan.

Hentikan kendaraan dan mematikan mesin

Bila overheat terjadi ketika sedang tengah berkendara, sebaiknya hal pertama yang dilakukan ialah berhenti untuk menepi lalu segeralah matikan mesin mobil supaya temperatur/suhu mesin segera turun kembali. Tujuannya adalah untuk mencegah mobil mengalamu rusak yang lebih parah.

Buka kap mesin

Selanjutnya setelah mesin dimatikan buka kap mobil untuk mengeluarkan udara panas, tujuannya adalah untuk menghindari rusaknya komponen mesin lainnya oleh suhu udara panas yang terperangkap di dalam ruang mesin tersebut. Akan tetapi berhati-hatilah saat melakukannya, sebab kandang suhu panas dari radiator terserap oleh tuas penyangga kap yang ada di dalam mobil.

Jangan buka tutup radiator

Saat mesin mobil tengah mengalami overheat, biarkan tutup radiator tetap terpasang dan jangan dibuka, sebab dapat berbahaya bagi keselamatan. Selain itu juga bisa menyebabkan radiator cepat menjadi rusak. Alasannya adalah mesin mobil yang panas mengakibatkan uap dan air yang bertekanan tinggi lepas seketika dan bisa mengakibatkan luka bakar cukup serius bila terkena kulit Anda.

Cek cadangan air radiator radiator

Setiap mobil memiliki simpanan cadangan air radiator dan terhubung ke bagian atas radiator. Perikasalah guna mengetahui kondisi air radiator apakah kurang atau masih cukup serta untuk mengetakui indikator ketinggian air, bila ternyata kurang akan berbahaya bagi kesehatan mesin. Maka yang bisa dilakukan ialah menambahkankan cairan pendingin hingga posisi garis atas, bisa dilakukann saat kondisi mesin masih bersuhu panas ataupun ketika sudah dingin. Untuk mobil yang tidak memiliki tabung cadangan pada radiatornya, yang dilakukan adalah menunggu hingga mesin dingin.

Memutuskan menunggu bantuan datang

Perhatikan bagian bawah mobil apakah ada kebocoran air atau tidak saat sedang mengalami overheat. kalau mendapati ada air yang menetes mengalir terus menerus, dapat dipastikan radiator terjadi kebocoran, bila tetap melanjutkan perjalanan dapat mengakibatkan mesin jebol. Maka ada baiknya untuk menunggu bantuan datang dari bengkel terdekat.

sumber:dboenes.com

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *