Toyota Camry
Toyota Investasikan 2 Miliar Dollar Untuk Produksi Mobil Listrik di Indonesia. Image source : carlist.my

Toyota Investasikan 2 Miliar Dollar Untuk Produksi Mobil Listrik di Indonesia

Posted on

OtomotifArea.Com, Toyota Mengumumkan Investasi USD 2 M di Indonesia Untuk Memproduksi Kendaraan Listrik. Dengan jumlah penduduk lebih dari 260 juta, Indonesia adalah negara terbesar dalam blok perdagangan ASEAN dan bersaing ketat dengan Thailand untuk mendapatkan gelar pasar mobil terbesar di ASEAN. Tahun lalu, Indonesia menjual 1,15 juta kendaraan versus 1,04 juta Thailand.

Toyota Camry
Toyota Investasikan 2 Miliar Dollar Untuk Produksi Mobil Listrik di Indonesia. Image source : carlist.my

Karena ukurannya yang besar, pasar mobilnya memungkinkan Indonesia untuk membawa banyak pengaruh di antara pembuat mobil dunia, terutama merek Jepang, yang menguasai 90 persen pasar mobil Indonesia. Toyota adalah merek otomotif terkemuka di sana. Bersama dengan anak perusahaannya Daihatsu, Toyota Motor Group membuat 50 persen dari semua mobil baru yang dijual di nusantara.

Baca :

New Cars 2020 : Chevrolet Corvette

Akhir tahun ini, Indonesia diperkirakan akan mengumumkan serangkaian insentif pajak untuk mempromosikan kendaraan hybrid / listrik. Pada tahun 2025, Indonesia bertujuan untuk memiliki 20 persen kendaraan yang diproduksi secara lokal menjadi BEV (kendaraan listrik baterai). Tahun lalu, Indonesia memproduksi 1,34 juta kendaraan, sekitar 15 persen untuk ekspor.

Kemarin, Kementerian Urusan Maritim Indonesia, yang tanggung jawabnya juga meliputi transportasi, telah mengumumkan bahwa Toyota akan menginvestasikan USD2 miliar di Indonesia untuk mengembangkan kendaraan listrik, dimulai pertama dengan kendaraan hybrid.

Baca :

Intip Spesifikasi Lengkap Esemka Bima

Investasi akan tersebar dalam rentang empat tahun, mulai tahun ini.

“Dari 2019 hingga 2023, kami akan secara progresif meningkatkan investasi kami menjadi 28,3 triliun rupiah (2 miliar dolar AS),” kata Presiden Akio Toyoda dalam pernyataan yang dikeluarkan oleh pemerintah Indonesia.

“Karena pemerintah Indonesia sudah memiliki peta pengembangan kendaraan listrik, Toyota menganggap Indonesia sebagai tujuan investasi EV utama,” tambahnya.

Toyota saat ini menjual tiga kendaraan hybrid di Indonesia, semuanya diimpor – Camry dan C-HR berasal dari Thailand sedangkan Alphard berasal dari Jepang. Prius akan bergabung dengan line-up lokal akhir tahun ini. Pembuatan hibrida Toyota lokal diharapkan akan dimulai dalam lima tahun ke depan.

Baca :

Komponen Lokal ESEMKA Baru 60%, Avanza 95%, Innova 85%

Selain pasar domestiknya yang besar, ada faktor lain yang membuat Indonesia begitu menarik bagi Toyota. Ada sedikit fakta yang diketahui bahwa Indonesia memiliki cadangan bijih nikel laterit terbesar – sumber daya penting dalam pembuatan baterai lithium-ion – di wilayah ini.

Walaupun Malaysia mungkin kaya akan minyak, Indonesia memanfaatkan cadangan nikelnya yang berlimpah untuk memberikan pijakan yang kuat sebagai tren sektor otomotif menuju elektrifikasi. Pabrik baterai pertama di Indonesia akan mulai beroperasi pada tahun 2020, dioperasikan oleh konsorsium yang mencakup CATL dan GEM China.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *